DASAR-DASAR
KOMUNIKASI SERIAL
Saat dimana komputer berkomunikasi dengan dunia
luar, semua dilakukan dengan data berukuran byte. Dan hal sama, seperti
printer, informasi data secara langsung dilakukan melalui BUS data 8-bit ke BUS
data 8-bit milik printer. Hal ini dapat bekerja selama jarak tidak sangat jauh,
mengingat jarak kabel yang panjang akan mengurangi (mengganggu) kualitas
sinyal. Kabel yang buruk dan sangat panjang akan membuat logika palsu, dan data
menjadi berubah tidak seperti semestinya. Disamping itu, hubungan data 8-bit
menjadi sangat mahal, karena dibutuhkan kualitas kabel yang sangat baik dan
jumlah lebih banyak. Untuk alasan ini, komunikasi serial digunakan untuk
mentransfer data antara dua system dengan jarak yang sangat jauh mulai dari
beberapa puluh meter sampai ribuan kilometer.
Bagan
dari transfer data serial dan parallel
Komunikasi
data serial mengenal dua buah metode, yaitu synchronous dan asynchronous.
Metode sychronous mengirimkan datanya beberapa byte atau karakter (atau disebut
blok data) sebelum meminta konfirmasi apakah data sudah diterima dengan baik
atau tidak. Sementara metode asynchronous data dikirim satu byte setiap
pengiriman. Biasanya tidak dibutuhkan konfirmasi menerimaan data. Dari kedua
jenis metode tersebut dapat dipilih dan dilakukan lewat program. Tentu saja
dibutuhkan program yang baik dan teliti untuk melakukannya. Namun dewasa ini
proses pengiriman data serial tersebut sudah dilakukan oleh sebuah chip
tersendiri (Hardware). Salah satu chip disebut UART (Universal Asynchronous
Reciever Transmiter) dan satunya lagi disebut USART (Universal Synchronous
Asynchronous Reciever Transmiter). Dalam protokol berbeda, sychronous
memerlukan sinyal tambahan yang digunakan untuk men-sychron-isasi setiap denyut
dari proses transfer. Pada chip 8051 kita, ternyata sudah dilengkapi dengan
UART, yang mana akan kita diskusikan lebih jauh pada SubBAB 9-3.
Transfer
Data Simplex, Half-, dan Full-Duplex.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar