Pengertian
Komunikasi Serial
Komunikasi
Serial
adalah komunikasi dimana pengiriman data
dilakukan per bit, sehingga lebih lambat dibandingkan komunikasi parallel
seperti pada port printer yang mampu mengirim 8 bit sekaligus dalam sekali
detak.
Ada 2 macam cara
komunikasi data serial yaitu Sinkron dan Asinkron.
1. Komunikasi data
serial sinkron, clock dikirimkan bersama sama dengan data serial, tetapi clock tersebut dibangkitkan sendiri –
sendiri baik pada sisi pengirim maupun
penerima.
2. Komunikasi
serial asinkron tidak diperlukan clock karena data dikirimkan dengan kecepatan tertentu yang
sama baik pada pengirim / penerima.
Devais pada
komunikasi serial ada 2 kelompok yaitu:
1. Data
Communication Equipment (DCE)
a. Contoh dari DCE ialah modem, plotter,
scanner dan lain lain
2. Data Terminal Equipment (DTE).
a. Contoh dari DTE ialah terminal di komputer.
Keuntungan
penggunaan port serial.
1. Pada komunikasi dengan kabel yang
panjang, masalah cable loss tidak akan menjadi masalah besar daripada
menggunakan kabel parallel. Port serial mentransmisikan “1” pada level
tegangan -3 Volt sampai -25 Volt dan
“0” pada level tegangan +3 Volt sampai +25 Volt, sedangkan port parallel
mentransmisikan “0” pada level tegangan 0 Volt dan “1” pada level tegangan 5
Volt.
2. Dubutuhkan jumlah kabel yang sedikit,
bisa hanya menggunakan 3 kabel yaitu saluran Transmit Data, saluran Receive
Data, dan saluran Ground (Konfigurasi Null Modem)
3. Saat ini penggunaan mikrokontroller
semakin populer. Kebanyakan mikrokontroller sudah dilengkapi dengan SCI (Serial
Communication Interface) yang dapat digunakan untuk komunikasi dengan port
serial komputer.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar